Ketua DPC Partai Gerindra Pesawaran, Diduga Lakukan Kekerasan Menggunakan Senjata Api

WARTA LENSA INDONESIA, Bandarlampung — Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pesawaran, Ahmad Rico Julian diduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak-anak muda di daerah Tirtayasa, kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi Kota Bandarlampung.

“Parahnya lagi kekerasan dilakukan Ketua Partai DPC Gerindra Pesawaran ini menggunakan senjata api miliknya.

 

Dugaan kekerasan ini, berawal dari laporan keluarga korban kepada salah satu media dibandar lampung. Korban adalah Yasir (17 thn), M. Basirul (17 thn), Leonardo (15 thn), Oka Ernandha (21 thn) dan satu wanita bernama Desi Masari.

Menurut keterangan salah satu paman korban, Mawardi Sapri, bahwa kejadian pada pukul 2.30 WIB pagi. Pelaku diduga Calon Anggota Dewan dan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pesawaran. Awalnya mereka dipanggil dengan mengacungkan senpi dan langsung melepaskan tembakan keatas, karena dituduh maling kelapa di depan rumah kejadian.

“Pelaku langsung melaporkan ke Polsek Sukarame, karena tidak ada bukti kuat ponakan saya bersama teman-temannya (korban) dipulangkan kembali ke rumah masing-masing, ” kata Mawardi saat ditemui di kediaman nya, Minggu (17/9/2023) .

Dia menceritakan, bahwa keponakan saya di pukulin pake senpi dan di todongkan di kepala pada pukul 3.40 WIB pagi, mereka dibawa ke polsek di pulangkan jam 12.15 wib. Namun dari hasil pemeriksaan alhamdulillah tanpa ada bukti yang di tuduhkan pelaku (Ahmad Rico Julian). Pelaku membawa kendaraan mobil merk terios digeledah pelaku, tetapi tidak ada bukti.

Ia menjelaskan tempat kejadian banyak saksi melihat pelaku melepaskan tembakan. Dan pelaku pemukulan pakai senpi. Ini bisa dikenakan UU darurat, pasal 170. Kejadian bukan di depan rumah atau lokasi rumah pelaku.

“Saat ini kami sedang melakukan visum guna melaporkan balik kejadian ini. Jangan mentang-mentang dia ketua partai seenak-enaknya melakukan kekerasan, ” kesalnya. (wali1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *