Sepekan, Tim Peduli Sumbar KBSB Safari Bagikan Bantuan

 

WARTALENSAINDONESIA, BANDARLAMPUNG –Tim Peduli Bencana Sumbar Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) dan Bundo Kandung KBSB Provinsi Lampung selesai menjalankan misi penyerahan bantuan kepada para korban banjir bandang (galodo) di dua kabupaten di Sumatera Barat. Penyaluran bantuan secara langsung kepada para korban atau ahliwarisnya sebesar Rp350 juta lebih tersebut berlangsung selama sepekan dari hari Sabtu (01/06/2024) hingga Jumat (07/05/2024).

Tim Peduli Bencana berangkat melalui jalur darat pada tanggal 31 Mei 2024 yang diketuai Andri Taufik Datuk Marajo Dirajo. Rabu (29/05/2024) malam digelar doa bersama pelepasan Tim di RM Begadang Resto, Telukbetung beserta jamuan makan malam oleh sesepuh orang Minang atau Niniak Mamak Haji Dasril Sutan Bagindo selaku owner RM Begadang Resto.

Ketua Tim Peduli KBSB dan Bundo Kandung KBSB Andri Dt Majo Dirajo di dampingi Sekretaris Sahrin, SE menjelaskan, tim sampai di Sumbar Sabtu (01/05/2024) dan langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Tanah Datar.

Terdapat sembilan nagari yang dikunjungi untuk membagikan bantuan, yakni Nagari Belimbing dengan 8 orang korban jiwa dan 1 masjid; Sungai Jambu (2 korban jiwa dan 24 rumah dan 1 madrasah rusak berat dan hanyut); Parambahan (9 korban jiwa dan 19 bagunan fisik); Rambatan (Panti) (2 korban jiwa dan 15 fisik); Limo Kaum (10 korban jiwa dan 12 fisik); Singgalang (1 korban jiwa dan 34 fisik); Pandai Sikek (8 korban jiwa, 19 fisik); dan Batipuah (1 fisik).

Selanjutnya Kabupaten Agam sebagai berikut: Nagari Balai Lurah (2 fisik dan 1 sanitasi); Bukit Batabuh (10 korban jiwa, 38 fisik); Sungai Pua (11 korban jiwa dan korban luka berat 1 serta 31 fisik); Kapalo Koto (5 korban jiwa 10 fisik dan 1 orang luka berat); dan Balai Gurah (kerusakan fisik sanitasi); dan Koto Tuo (15 fisik)

Sahrin menambahkan, Tim Peduli KBSB dan Bundo Kandung Provinsi Lampung langsung menyalurkan bantuan tunai kepada ahli waris korban sebanyak 61 korban jiwa, luka berat 1 orang, rumah rusak 209 unit dan sekolah rusak berat (1), masjid (1) dan sanitasi (1). “Penyerahan dana disaksikan langsung oleh walinagari dan tokoh masyarakat di masing-masing nagari lokasi bencana,” jelasnya.

Ditambahkannya, keseluruhan dana yang terkumpul sebesar Rp. 364.574.000. yang berasal dari donatur, Bundo Kanduang KBSB, KBSB Kabupaten/Kota, jurai-jurai KBSB dan berbagai elemen masyarakat lainnya. “Alhamdulillah semua dana yang diterima sudah disalurkan,” tutup Sahrin.

Sebelumnya, pada Sabtu (11/5/2024) terjadi bencana galodo terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Agam dan Padang Pariaman. Tercatat 58 orang meninggal dan masih ada yang belum ditemukan serta menghanyutkan ratusan rumah dan merusak ratusan ha sawah/kebun. (datuk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *